Kendari, Lenteraterkini.Com - Wakil Ketua Komisi V DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Tenggara, Ridwan Bae, menyampaikan dukungan penuh dan apresiasi terhadap inisiatif Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara yang menggagas dan melaksanakan program bedah rumah secara kolaboratif bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dengan bidang infrastructur dan Kementarian Pemukiman dan Perumahan Rakyat..
Menurut Ridwan Bae, gagasan tersebut merupakan langkah positif dan patut diapresiasi karena menyentuh langsung kebutuhan mendasar masyarakat, khususnya warga kurang mampu yang masih menempati rumah tidak layak huni dan belum memiliki kemampuan ekonomi untuk memperbaiki atau membangun hunian yang layak secara mandiri.
Secara pribadi maupun dalam kapasitasnya sebagai anggota DPR RI, Ridwan Bae mengaku sangat menghargai dan menaruh respek terhadap langkah Kejati Sulawesi Tenggara yang mendorong penanganan rumah tidak layak huni melalui pendekatan gotong royong dan kolaborasi lintas sektor.
Gagasan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara ini sangat baik dan patut kita apresiasi. Sangat respek karena ada inisiatif untuk menggerakkan berbagai pemangku kepentingan agar bersama-sama membantu masyarakat yang belum mampu memperbaiki rumahnya akibat keterbatasan ekonomi, ungkap Ridwan Bae.
Ia menilai, keterlibatan Baznas, BPN, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya menunjukkan bahwa persoalan sosial di tengah masyarakat dapat ditangani secara lebih efektif apabila dilandasi semangat kebersamaan, kepedulian, dan tanggung jawab kolektif.
Pendekatan kolaboratif semacam ini juga penting untuk memperkuat sinergi antarlembaga. Pemerintah, lembaga sosial, dan institusi negara dapat mengambil peran sesuai kewenangan serta kapasitas masing-masing, sehingga bantuan yang diberikan tidak berhenti pada pembangunan fisik semata, tetapi turut mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat penerima manfaat.
Dengan semangat gotong royong dan komitmen bersama, upaya menghadirkan rumah layak huni bagi warga kurang mampu di Sulawesi Tenggara diharapkan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.(Red/Bhr)
