Kendari, Lenteraterkini.Com - Kebersihan kawasan bisnis bukan sekadar soal tampilan. Bagi sebuah kompleks pertokoan, lingkungan yang tertata ikut menentukan kenyamanan pengunjung, pelaku usaha hingga pemilik properti.
Pertimbangan itu yang mendorong pengelola Senapati Land Kendari kembali melakukan pembenahan lingkungan di kawasan pertokoan tersebut, Senin (21/9/2026).
Pengelola mengerahkan tim kebersihan untuk menyisir area pertokoan dan fasilitas komplek. Sejumlah titik yang dinilai membutuhkan penanganan langsung dibersihkan, mulai dari halaman dan area parkir hingga saluran drainase.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pemeliharaan kawasan sekaligus langkah preventif untuk menjaga lingkungan tetap bersih, rapi dan nyaman digunakan.
Perwakilan pengelola Senapati Land Kendari, Tirta Fernandy, mengatakan kebersihan menjadi salah satu perhatian penting dalam pengelolaan kawasan.
Menurutnya, kawasan pertokoan tidak hanya harus terlihat menarik, tetapi juga harus memberikan rasa nyaman bagi orang-orang yang beraktivitas di dalamnya.
Kami ingin memastikan Senapati Land Kendari tidak hanya menjadi pusat kegiatan ekonomi yang strategis, tetapi juga menjadi lingkungan kerja dan bisnis yang sehat, higienis, serta kondusif bagi semua pihak,” ujar Tirta.
Dalam kegiatan tersebut, petugas dilengkapi alat pelindung diri, termasuk rompi keselamatan, untuk mendukung aspek keamanan selama bekerja.
Pembersihan dilakukan secara menyeluruh. Sampah yang ditemukan di area parkir dan pelataran ruko dikumpulkan. Material sisa aktivitas konstruksi maupun perawatan kawasan juga dirapikan agar tidak mengganggu aktivitas pengguna kawasan.
Rumput liar di sejumlah lahan terbuka turut dibersihkan. Sementara saluran drainase dan selokan menjadi perhatian tersendiri karena keberadaannya berkaitan langsung dengan kelancaran aliran air.
Sampah dan material yang berpotensi menyumbat saluran diangkat untuk mengurangi risiko genangan ketika hujan turun.
Pengelola bekerja sama dengan pihak vendor kebersihan menyiapkan armada pengangkut untuk membawa sampah, rumput dan sisa material keluar dari kawasan. Dengan demikian, hasil pembersihan tidak kembali menumpuk di titik yang sama.
Langkah tersebut terlihat sederhana, tetapi memiliki kaitan langsung dengan aktivitas ekonomi di kawasan pertokoan.
Lingkungan yang bersih membuat pengunjung lebih nyaman. Pelaku usaha juga memiliki ruang kerja yang lebih tertata. Sementara pemilik ruko memperoleh lingkungan kawasan yang lebih representatif.
Tirta mengatakan pemeliharaan lingkungan akan terus dilakukan secara berkala. Menurutnya, menjaga kebersihan kawasan tidak bisa hanya mengandalkan kegiatan sesekali, tetapi membutuhkan konsistensi.
Apalagi kompleks pertokoan merupakan ruang yang digunakan banyak pihak setiap hari. Aktivitas perdagangan, kendaraan yang keluar masuk serta mobilitas pengunjung secara otomatis menghasilkan kebutuhan pemeliharaan yang terus berjalan.
Karena itu, pengelola juga mendorong pemilik ruko, penyewa dan pengunjung ikut mengambil bagian dalam menjaga kebersihan.
“Lingkungan yang bersih dan tertata tentu memberikan kesan positif bagi pelanggan dan pelaku usaha. Karena itu, kami berharap seluruh pihak ikut menjaga kawasan ini,” kata Tirta.
Dari sisi pengelolaan kawasan, kebersihan juga berkaitan dengan upaya menciptakan lingkungan usaha yang kondusif.
Kawasan bisnis yang terawat bukan hanya menjadi tempat berlangsungnya transaksi ekonomi, tetapi juga membentuk citra sebuah kawasan di mata masyarakat.
Senapati Land Kendari melalui kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan kawasan tidak berhenti pada penyediaan ruang usaha. Fasilitas pendukung, kebersihan dan kenyamanan juga menjadi bagian dari pelayanan yang perlu dijaga.
Ke depan, pengelola berkomitmen mempertahankan kegiatan pemeliharaan secara berkelanjutan. Harapannya, kawasan pertokoan Senapati Land tidak hanya ramai oleh aktivitas ekonomi, tetapi juga nyaman, sehat dan tertata bagi siapa pun yang datang dan beraktivitas di dalamnya(Red/Bhr)
