Kendari, Lenteraterkini.Com - Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. "Polri untuk Masyarakat", Polda Sultra menggelar rangkaian kegiatan Car Free Day, olahraga bersama, bazar UMKM Bhayangkari, serta edukasi safety riding yang berlangsung penuh semangat dan kebersamaan bersama masyarakat di Lapangan exMTQ Kendari, Minggu 28 Juni 2026.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang membangun kedekatan, kesehatan, serta kesejahteraan masyarakat.
Melalui olahraga bersama, Polri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat sekaligus mempererat silaturahmi antara aparat dan warga. Suasana penuh keakraban yang tercipta mencerminkan sinergi yang harmonis dalam menjaga persatuan dan keamanan lingkungan.
Kapolda Sultra Brigjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji mengatakan bahwa Car Free Day merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan menghadirkan Polri lebih dekat dengan masyarakat. Menurutnya, momentum Hari Bhayangkara menjadi refleksi atas pengabdian Polri sekaligus mengukur tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
"Hari Bhayangkara mengusung tema 'Polri untuk Masyarakat'. Artinya, Polri harus mampu menghadirkan rasa aman sekaligus memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. Melalui Car Free Day ini kami ingin membangun ruang interaksi yang hangat antara Polri dan masyarakat," ujar Kapolda.
Di sisi lain, bazar UMKM Bhayangkari menjadi ruang bagi para pelaku usaha lokal untuk mempromosikan dan memasarkan produk unggulannya. Kehadiran bazar ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, meningkatkan pendapatan pelaku UMKM, serta memperluas akses masyarakat terhadap produk-produk lokal yang berkualitas.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari. Salah seorang warga, Sulastri (38), mengaku sangat terbantu dengan adanya stan UMKM yang menjual sembako dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasaran. Ia membeli dua rak telur seharga Rp45 ribu per rak untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
"Alhamdulillah sangat membantu. Harganya lebih murah, jadi saya sekalian beli dua rak untuk stok di rumah. Semoga kegiatan seperti ini terus diadakan karena manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ujar Sulastri.
Seperti halnya Dendy (42), warga sekitar MTQ yang biasa berlari pagi merasa senang dengan adanya car free day dan olahraga bersama. "Banyak stand kuliner dan UMKM, tadi juga saya liat² ada disiapkan makan gratis, makanya sy langsung singgah," ungkap pria yang bertugas di BUMN tersebut.
Salah seorang warga lainnya yakni Andi Firman (31) datang ke MTQ bersama sang istri untuk mengantarkan sang anak mengikuti lomba melukis helm dalam giat safety riding competition. "Dari komunitas otomotif tadi mau tampil dalam lomba safety riding, makanya saya datang nonton sekalian antar anak ikut lomba," ungkapnya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas, Polri juga menghadirkan kegiatan safety riding yang dikemas secara humanis dan edukatif.
Melalui sosialisasi dan praktik langsung, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya tertib berlalu lintas, penggunaan perlengkapan keselamatan, serta budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab guna menekan angka kecelakaan di jalan raya.
Rangkaian kegiatan ini menunjukkan bahwa peringatan HUT Bhayangkara ke-80 bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Mulai dari meningkatnya kesadaran akan hidup sehat, tumbuhnya ekonomi kerakyatan melalui UMKM, hingga meningkatnya budaya keselamatan berlalu lintas.
Semangat "Polri untuk Masyarakat" menjadi komitmen bahwa setiap pengabdian Polri harus mampu memberikan dampak positif, mempererat hubungan dengan masyarakat, serta menghadirkan rasa aman, nyaman, dan sejahtera bagi seluruh warga. Dengan kebersamaan dan kolaborasi, Polri terus berupaya mewujudkan pelayanan yang semakin humanis, profesional, dan dipercaya masyarakat.(Red)
