Kendari, Lenteraterkini.Com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda Hebat Sultra Maju (PHESMA) Sulawesi Tenggara terus mematangkan persiapan pelaksanaan Deklarasi PHESMA Sultra 2026 yang diproyeksikan menjadi momentum besar lahirnya gerakan pemuda terorganisir di Provinsi Sulawesi Tenggara.
Deklarasi tersebut mengusung tema “Di Tangan Pemuda, Sultra Maju Berjaya”, sebagai bentuk komitmen untuk memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan daerah serta membangun wadah kolaborasi yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan.
PHESMA merupakan singkatan dari Pemuda Hebat Sultra Maju, sebuah gerakan kepemudaan yang lahir sebagai respons terhadap kebutuhan akan generasi muda yang unggul, berkarakter, serta memiliki peran nyata dalam pembangunan daerah.
Organisasi ini hadir sebagai simbol komitmen dalam membangun masa depan Sulawesi Tenggara melalui kekuatan kolaborasi, inovasi, dan aksi nyata pemuda.
PHESMA juga menargetkan diri sebagai motor penggerak perubahan yang berfokus pada penguatan sumber daya manusia pemuda, peningkatan kapasitas intelektual, serta pembentukan karakter yang berintegritas dan berdaya saing.
Tidak hanya sebagai organisasi, PHESMA juga diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi pemuda untuk berkembang dalam berbagai bidang, mulai dari sosial, pendidikan, ekonomi, hingga teknologi, sekaligus menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.
Presidium DPP PHESMA Sultra, Adyansyah, S.Pd, menyampaikan harapan agar Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, S.E., M.M., berkenan membuka secara resmi kegiatan deklarasi yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2026.
“Kehadiran Gubernur diharapkan menjadi simbol dukungan penuh pemerintah daerah terhadap gerakan pemuda Sulawesi Tenggara,” ujar Adyansyah.
Selain itu, DPP PHESMA Sultra juga berencana mengundang unsur Aparat Penegak Hukum (APH), di antaranya Kapolda Sultra, Korem 143/Halu Oleo, Kejaksaan Tinggi Sultra, serta Kejaksaan Negeri Kendari sebagai bentuk sinergi dalam menjaga stabilitas daerah dan mendukung gerakan kepemudaan yang positif.
Undangan juga akan disampaikan kepada Ketua DPRD Provinsi Sultra, Wali Kota Kendari, Ketua DPRD Kota Kendari, tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh adat, tokoh budaya, serta pelaku usaha.
Dukungan sponsor dinilai menjadi bagian penting dalam menyukseskan agenda Deklarasi PHESMA Sultra 2026.
Adyansyah menegaskan bahwa deklarasi tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah strategis dalam membangun gerakan pemuda yang solid, visioner, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“PHESMA hadir sebagai wadah pemuda untuk memperkuat kolaborasi, membangun karakter generasi muda, serta mendorong lahirnya inovasi dan kreativitas di Sulawesi Tenggara,” tegasnya.
Lebih lanjut, PHESMA diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi Sulawesi Tenggara, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi kreatif pemuda, serta memperluas ruang kolaborasi antara pemuda dan pemerintah daerah.
Dengan semangat “Pemuda Hebat Sultra Maju”, PHESMA Sultra optimistis menjadi motor penggerak lahirnya generasi muda yang berkarakter, kreatif, inovatif, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.(Red)
