Ridwan Bae Soroti Kapasitas Terminal Penumpang Pelabuhan Kendari yang Sudah Tidak Memadai

Kendari, Lenteraterkini.Com Kepadatan penumpang terjadi di Pelabuhan Kendari saat dua kapal bersandar hampir bersamaan. Kondisi tersebut membuat terminal penumpang tidak mampu lagi menampung seluruh penumpang yang turun dari kapal.

Akibatnya, sebagian penumpang terpaksa menunggu di luar gedung terminal karena kapasitas ruangan sudah penuh. Situasi ini menjadi perhatian serius Ridwan Bae saat melakukan peninjauan langsung terhadap aktivitas di pelabuhan tersebut pada Minggu (15/3/2026).

Dalam kunjungannya, Ridwan Bae mengapresiasi kinerja para petugas yang bertugas di lapangan. Namun ia menilai fasilitas terminal penumpang di Pelabuhan Kendari sudah tidak lagi memadai untuk menampung lonjakan penumpang.

“Jangan sampai penumpang kita terlantar di luar,” tegasnya.

Menurutnya, kapasitas terminal yang ada saat ini hanya mampu menampung sekitar 400 hingga 500 orang. Sementara jika dua kapal bersandar bersamaan, jumlah penumpang yang turun bisa mencapai sekitar 1.000 orang.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa terminal penumpang sudah mengalami kelebihan kapasitas. Jika situasi ini terus terjadi, kenyamanan dan pelayanan bagi masyarakat dikhawatirkan akan semakin menurun.

Padahal, kata Ridwan, para penumpang adalah masyarakat yang telah membeli tiket dan berhak mendapatkan fasilitas serta pelayanan yang layak.

Meski demikian, ia tetap memberikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan dan pelayanan di pelabuhan. Menurutnya, koordinasi antarinstansi berjalan dengan baik dalam mengatur arus penumpang.

Beberapa pihak yang terlibat antara lain Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), kepolisian, tenaga kesehatan, serta unsur penyelamat yang sigap menjaga kelancaran aktivitas di pelabuhan.

“Saya melihat semua pihak sudah bekerja dengan sangat baik,” ujarnya.

Namun demikian, Ridwan menegaskan bahwa persoalan fasilitas tidak boleh diabaikan. Ia mengaku telah berupaya menghubungi pimpinan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) untuk membahas rencana pembangunan terminal penumpang yang lebih besar dan representatif.

Ia berharap pembangunan terminal baru dapat segera direalisasikan agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik.

“Saya akan berusaha semaksimal mungkin agar terminal baru bisa segera dibangun,” tegasnya.

Menurut Ridwan Bae, terminal pelabuhan bukan sekadar bangunan, melainkan juga wajah pelayanan publik suatu daerah. Karena itu, fasilitas tersebut harus mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan layak bagi setiap penumpang yang datang maupun berangkat dari Kota Kendari.

Redaksi/Bahar.s

 

Komentar

Berita Terkini